KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Alloh SWT atas limpahan rahmat
dan hidayahnya, Sehingga kami dapat menyelesaikan tugas terstruktur jati diri
unsoed dengan lancar.
Penyusunan tugas ini bertujuan untuk memenuhi salah satu tugas jati
diri unsoed, dalam laporan penyusunan ini tidak lepas dari bantuan berbagai
pihak, kami tidak lupa mengucapkan terima kasih. Kepada semua pihak yang
membantu dalam penyelesaian tugas terstruktur jati diri unsoed ini atas
bimbingan, petunjuk, nasehat baik secara moral maupun material, sejak persiapan
sampai selesainya tugas terstruktur ini.
Kami menyadari keterbatasan dalam
penyusunan tugas terstruktur ini, oleh karena itu kami sangat mengharapkan
kritik dan saran yang membangun guna menyempurnakan tugas terstruktur ini. Atas
perhatian dari pembaca penulis mengucapkan Terimakasih.
Purwokerto, 14 Oktober 2011
Penyusun
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Sebagai bangsa yang sudah merdeka tentu kita mengenal
rasa kebangsaan yang seharusnya kita miliki sebagai manusia yang peka terhadap
bangsanya. Perasaan kebangsaan adalah perasaan dimana kita memiliki rasa
nasionalisme yang menumbuhkan kecintaan terhadap Negara sendiri dan mencintai
apa yang sudah di miliki oleh Negara tersebut.
Indonesia adalah Negara yang kaya akan segala aspek baik
di bidang apapun,sehingga perlu adanya rasa nasionalisme untuk memupuk rasa
cinta tanah air dan mamapu membela dimana sesuatu yang kita miliki hendak akan
hilang.
Perasaan kebangsaan tentang sesuatu apapun yang
berkaitan tentang rasa nasionalisme hendak kita pupuk dengan menerapkan rasa
nasionalisme itu dalam setiap aspek bidang kehidupan, baik di bidang politik,
rohani, social, budaya, dan hankam secara realita sosial.
BAB II
RUMUSAN TOPIK PEMBAHASAN
A. PENGERTIAN
Perasaan kebangsaan adalah suatu rasa dimana suatu hal yng menyangkut dalam bidang rasa
nasiolisme yang mampu menggugah kepedulian terhadap suatu Negara terkait demi
harga diri Negara tersebut.
Berdasarkan kamus besar bahasa Indonesia (KBBI) dapat di artikan bahwa perasaan kebangsaan merupakan suatu
kepedulian manusia terhadap Negara yang di himpun nya untuk mempertahankan
harga diri Negara tersebut. Berdasarkan pengertian dari kedua pengertian di
atas dapat kita simpulkan bahwa perasaan kebangsaan adalah rasa nasional yang dimiliki
oleh suatu Negara demi membela harga dirinya dari suatu masalah yang timbul
dari dalam maupun luar negri.dengan kata lain kita selaku penghimpun suatu
Negara yang berdomisili di Indonesia haruslah memiliki rasa kebangsaan dan
harus mempertahankan bangsa ini dengan dengan sesuatu yang kita memiliki dengan
realita dan segenap kemampuan.
B. PERASAAN KEBANGSAAN DI BIDANG POLITIK
Pengertian perasaan kebangsaan di bi bidang politik adalah perasaan
dimana kita mampu menerima pendapat- pendapat dalam suatu organisasi politik
dan dalam setiap perbedaan- perbedaan nya. Banyak hal yang yang bisa kita
lakukan dalam aspek politik, salah satunya kita ikut sertandalam pemilu yang
menentukan masa depan bangasa. Banyak orang yang menganggap bahwa politik hanya
sebuah pelengkap suatu Negara demokrasi saja, tapi kita harus sadar bahwasan
nya politik adalah suatu wadah organisasi yang dapat menampung aspirasi kita
secara keseluruhan. Jadi perasaan kebangsaan di bidang politik dapat
menumbuhkan suatu Negara demokrasi yang utuh dan akat dan memperkuat
persaudaraan di antara suatu golongan masyarakat dan masyarakat biasa. Dengan
demikian terciptalah suasana yang kondusif dalam suatu Negara dengan saling
menghargai setiap keputusan yang di buat bersama.
C. PERASAAN KEBANGSAAN DI
BIDANG ROHANI
Pengertian
perasaan kebangsaan di bidang rohani adalah menyikapi setiap perbedaan yang
timbul dari segi agama yang ada di Indonesia. Telah kita ketahui bahwasan nya
bentuk agama di Indonesia begitu beraneka ragam. Dalam konteks nasional Indonesia
memiliki pemersatu agama dalam pancasila, terutama pada sila pertama yang
menyatakan ketuhanan yang maha esa. Jadi perasaan kebangsaan di sini dapat di
artikan adalah menyakapi setiap masalah yang timbul dari suatu agama dan
mengambil jalan tengah demi mencapai suatu kesepakatan yang sama, hal ini
semata-mata demi menjaga keutuhan bangsa dan tidak terjadi perpecahan dalam
suatu tubuh Negara akibat dari suatu masalah dalam keagamaan.dan apabila terjadi
suatu kejadian yang bersifat separatis dalam suatu agama tertentu yang hendak
mengusik keutuhan Negara maka hendaknya rasa kebangsaan kita timbul untuk
menghentikan gerakan tersebut demi keutuhan bangsa.
D. PERASAAN KEBANGSAAN DI
BIDANG SOSIAL BUDAYA
Pengertian perasaan kebangsaan di
bidang sosial dan budaya adalah dengan tidak bersifat acuh terhadap budaya
sendiri, samapai- sampai kita tidak mengetahui budaya sendiri. Budaya adalah
adalah aset berharga suatu Negara, budaya juga merupakan ciri suatu Negara
tersebut. Budaya adalah salah satu bidang yang dapat menumbuhkan rasa
nasionalisme kita, dengan cara kita melestarikan nya dan mengenali budaya yang
hidup di lingkungan sekitar kita sendiri. Bahkan kita harus mampu
memperkenalkan budaya kita ke tingkat internasional dalam hal kita ingin
memamerkan budaya lokal ke hal yang lebih tinggi agar kelestarian nya tetap
terjaga dan murni. Dengan kita melupakan budaya kita sendiri, itu berarti kita
telah menghancurka dalam konteks kecil Negara kita sendiri. Untuk itu cintai
dan lestarikan budaya lokal kita sendiri, jangan sampai budaya yang kita miliki
punah begitu saja. Kita jaga dengan segenap apa yang kita miliki, kalau bukan
kita siapa lagi?
Mungkin saat ini banyak budaya yang
kemurnian nya sudah ada yang di rubah, tapi itu semata-mata demi mengikuti
perkembangan zaman. Karena saat ini kaum muda kurang begitu tertarik terhadap
budaya lokal sendiri, maka dari itu ada sedikit yang di rubah demi menarik para
kaum muda tersebut.
E.
PERASAAN KEBANGSAAN DI BIDANG HANKAM
Pengertian
perasaan kebangsaan dalam bidang hankam adalah perasaan dimana kita merasa
terpanggil untuk menjaga keutuhan bangsa ini baik ancaman dari dalam maupun
ancaman dari luar. Penerapan nya dengan kita selalu siap siaga dalam kondisi
apapun, setiap dimana ada sesuatu yang mengusik keutuhan bangsa ini kita sudah
siap menghadapinya, baik
secara jiwa dan raga.
Contoh hal kecil yang sering diterapkan adalah mengikut serta dalam keamanan
lingkungan dengan mengikuti siskamling. Dengan hal itu tumbuh suatu persatuan
untuk saling bekerja sama dalam menjaga keamanan dan ketentraman bersama.dalam
konteks besar nya adalah menjaring setiap adanya gerakan separatism yang
mengganggu keutuhan bangasa dan ikut membantu mencari kambing hitam dan
membantu menyelesaikan dengan kata persatuan. Dengan berbuat demikian akan
tumbuh suatu rasa kebangsaan yang dapat mempersatukan bangsa demi menjaga
keutuhan bangsa.
BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Berdasarkan
laporan yang kami telah diskusikan, maka dapat di simpulkan bahwa:
·
Masalah utama yang dihadapi
saat ini yang berkaitan dengan rasa kebangsaan adalah kurang nya hal yang
membuat kita akan merasa lebih
nasionalis, karna ke tidak tahuan tentang masalah yang sedang di hadapi pada
saat ini, bahkan acuh terhadap masalah yang terjadi pada setiap bidang. Hal ini
yang membuat kurangnya rasa nasionalisme terhadap bangsa sendiri.
·
Penyebab kurangnya rasa
kebangsaan terhadap bangsa adalah tidak mau tahunya mengetahui masalah yang
terjadi di sekitar lingkungan nya sendiri.
B. SARAN
Saran
dalam menyikapi masalah menerapkan perasaan kebangsaan adalah dengan
meningkatkan rasa nasionalisme dalam bidang apapun demi memberikan hal positif
yang membangun dan memberikan wawasan yang lusa demi menumbuhkan rasa
nasionalisme yang tinggi.
DAFTAR PUSTAKA
http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0606/23/opini/2758329.htm
http://definisi.bisnismarketing.com/story.php?title=sosial
http://definisi.bisnismarketing.com/story.php?title=sosial
good lahh
BalasHapus